Jampidsus Buka Suara soal Rumah Sentul, Isu Mundur hingga Tudingan Bisnis yang Viral

photo author
Muhammad Aziz Nurrohman, PetaPolitik.id
- Jumat, 10 Juli 2026 | 20:23 WIB
Jampidsus Febrie Adriansyah buka suara soal rumah Sentul, isu mundur, dan dugaan bisnis. Kejaksaan memastikan penanganan kasus strategis tetap berjalan.
Jampidsus Febrie Adriansyah buka suara soal rumah Sentul, isu mundur, dan dugaan bisnis. Kejaksaan memastikan penanganan kasus strategis tetap berjalan.

PETAPOLITIK.ID - Jampidsus menjadi sorotan publik setelah berbagai informasi dan pemberitaan yang beredar di media sosial mengaitkan namanya dengan sejumlah isu hukum yang tengah ditangani aparat penegak hukum. Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menegaskan bahwa seluruh tugas dan fungsi penegakan hukum di lingkungan Kejaksaan Agung tetap berjalan normal sesuai prosedur.

Dalam konferensi pers yang digelar bersama awak media, Jampidsus memastikan bahwa proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan hingga eksekusi barang bukti yang dilakukan jajaran Gedung Bundar tidak mengalami hambatan. Ia menegaskan fokus utama institusinya saat ini tetap pada penanganan perkara-perkara strategis yang menyangkut kepentingan negara dan masyarakat luas.

Pernyataan Jampidsus tersebut disampaikan di tengah munculnya berbagai isu yang menyeret namanya, mulai dari dugaan keterkaitan dengan sejumlah bisnis, temuan uang di sebuah rumah di Sentul, hingga kabar dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan yang saat ini diemban.

Baca Juga: Gibran Prabowo 2029 Jadi Sorotan, Disebut Tak Pegang Program Prioritas hingga Intens Blusukan ke Daerah

Kejaksaan Fokus Tangani Kasus Strategis

Menurut Jampidsus, Kejaksaan saat ini tengah menangani berbagai perkara besar, termasuk tata kelola pertambangan, dugaan praktik transfer pricing, hingga pengawasan program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan bahwa seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, serta memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana korupsi.

Selain penindakan korupsi, Kejaksaan juga terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui penagihan denda administratif kepada perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya kepada negara. Langkah hukum pidana juga akan ditempuh terhadap pihak-pihak yang mengabaikan kewajiban tersebut.

"Seluruh tugas yang diperintahkan kepada kami tetap berjalan dan menjadi prioritas, terutama perkara-perkara yang mendapat perhatian masyarakat," tegasnya.

Baca Juga: Sidang Dr. Tifa Hari Ini Diwarnai Pengamanan Ketat, Roy Suryo Klaim Terima Ancaman Pembunuhan

Bantah Keterlibatan dalam Bisnis di Cipete

Salah satu isu yang berkembang di media sosial adalah dugaan keterlibatan Jampidsus dalam sejumlah aktivitas bisnis, termasuk yang disebut-sebut berada di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Menjawab pertanyaan wartawan, ia secara tegas membantah memiliki keterkaitan dengan bisnis yang selama ini ramai diperbincangkan di berbagai platform digital.

Menurutnya, informasi yang beredar belum tentu sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Karena itu, ia meminta masyarakat menunggu hasil proses penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum agar seluruh informasi dapat diuji secara objektif.

Ia juga menegaskan bahwa sesama aparat penegak hukum harus saling menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara profesional.

Baca Juga: OTT KPK Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Wibowo Dibawa ke Jakarta, 13 Orang Diamankan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Aziz Nurrohman

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler