Menurut Aryanto, apabila seluruh institusi hukum terus diragukan tanpa dasar yang jelas, maka kepercayaan publik terhadap sistem hukum akan semakin melemah.
Ia berharap polemik ijazah Jokowi tidak lagi dijadikan alat untuk membangun polarisasi politik, melainkan menjadi pembelajaran agar setiap tuduhan dibuktikan melalui jalur hukum yang sah. Dengan demikian, masyarakat dapat tetap menjaga persatuan sembari menunggu proses hukum berjalan hingga tuntas.
Source: @GEOLIVEindonesia