politik

00:00:01 Ada satu percakapan yang tidak boleh dilewatkan oleh siapapun yang ingin memahami masa depan Indonesia. Bukan karena dipenuhi sensasi, bukan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:20 WIB
Kepemimpinan diuji lewat tindakan, bukan sekadar kata-kata. Sherly Tjoanda memaparkan visi pembangunan dan masa depan Maluku Utara dalam dialog bersama Rocky Gerung.

Di sektor infrastruktur, ia memperkenalkan konsep Trans Kiraha, sebuah program konektivitas antarpulau melalui pembangunan pelabuhan, dermaga, bandara, hingga transportasi laut.

Menurutnya, biaya logistik yang tinggi menjadi salah satu penyebab mahalnya akses pendidikan, kesehatan, serta rendahnya daya saing petani dan nelayan di Maluku Utara.

Topik lain yang menjadi perhatian dalam podcast tersebut adalah industri pertambangan.

Rocky Gerung mempertanyakan bagaimana pemerintah daerah akan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Menjawab hal itu, Sherly menegaskan dirinya akan mengawasi pelaksanaan reklamasi dan pengelolaan lingkungan oleh perusahaan tambang agar sesuai dengan dokumen AMDAL.

Baca Juga: Tokoh Islam dalam Politik Indonesia: Kisah Perjuangan, Konflik, hingga Perebutan Dasar Negara

Ia mengakui aktivitas pertambangan tidak mungkin sepenuhnya bebas dari dampak lingkungan. Namun, menurutnya, kerusakan harus diminimalkan melalui pengawasan yang ketat, komunikasi dengan masyarakat, serta pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) secara tepat sasaran.

Sherly yang juga mengaku sebagai penyelam (diver) mengatakan dirinya memahami pentingnya menjaga ekosistem laut dan kawasan wisata alam agar tetap lestari.

Baginya, pariwisata merupakan sektor yang dapat memberikan manfaat ekonomi jangka panjang setelah cadangan tambang habis.

Dalam kesempatan itu, Rocky Gerung juga menyinggung posisi strategis Pulau Morotai yang memiliki sejarah penting pada Perang Dunia II.

Baca Juga: Kenapa Sistem Politik Indonesia Dicap Menyebalkan? Dosen Unisa Yogyakarta Bongkar Fakta Mengejutkan Ini!

Sherly mengaku lebih melihat Morotai sebagai destinasi wisata internasional dibanding kawasan geopolitik.

Menurutnya, apabila bandara internasional berhasil dibangun, Morotai memiliki peluang besar menjadi tujuan wisata sejarah sekaligus wisata bahari karena lokasinya yang dekat dengan kawasan Asia Pasifik.

Ia optimistis sektor pariwisata dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Maluku Utara di masa depan.

Menutup diskusi, Sherly menegaskan komitmennya untuk membuktikan seluruh janji kampanye melalui hasil nyata dalam lima tahun masa kepemimpinannya.

Halaman:

Tags

Terkini