Klarifikasi Soal Rumah Sentul dan Temuan Uang
Isu lain yang turut menjadi perhatian publik adalah penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Sentul yang disebut-sebut berkaitan dengan dirinya. Menanggapi hal tersebut, Jampidsus mengakui bahwa rumah tersebut memang merupakan milik pribadinya yang telah dimiliki sejak lama.
Namun demikian, ia membantah berbagai spekulasi yang berkembang terkait temuan uang dalam penggeledahan tersebut. Menurutnya, uang yang ditemukan memiliki pemilik dan aktivitas yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Jampidsus menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai kepemilikan maupun aktivitas yang berkaitan dengan temuan tersebut akan dijelaskan melalui mekanisme hukum yang tepat, bukan melalui forum konferensi pers.
"Kami yakin seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan dengan benar sesuai prosedur hukum yang berlaku," ujarnya.
Tegaskan Tidak Ada Rencana Mengundurkan Diri
Menjawab isu yang menyebut dirinya akan mundur dari jabatan Jampidsus, ia memastikan kabar tersebut tidak benar. Bahkan pada hari yang sama, dirinya mengaku masih menerima berbagai instruksi untuk mempercepat penyelesaian sejumlah perkara yang menjadi prioritas penanganan Kejaksaan.
Baca Juga: Adis Kadir Jadi Hakim MK, Terungkap Dugaan Manuver DPR Demi Amankan Kepentingan Politik
Ia mengatakan fokus utama saat ini adalah menyelesaikan pemberkasan perkara yang memiliki batas waktu penahanan serta kasus-kasus yang menjadi perhatian publik agar segera dapat dibawa ke persidangan.
Selain itu, Jampidsus juga menanggapi isu yang mengaitkan dirinya dengan kasus blackout di Sumatera. Ia mengaku tidak mengetahui adanya keterkaitan langsung dengan perkara tersebut dan meminta publik menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat yang menangani kasus itu.
Di akhir pernyataannya, Jampidsus mengajak masyarakat untuk menyikapi setiap informasi secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh spekulasi yang belum terverifikasi. Ia menegaskan Kejaksaan akan tetap mendukung program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, serta berbagai agenda strategis nasional lainnya demi kepentingan masyarakat.
Source: @kompastv