Pancasila dan Agama Bertentangan? Pakar Tegaskan Identitas Politik Beda dengan Politik Identitas

photo author
Bachtiar Tatag P, PetaPolitik.id
- Senin, 6 Juli 2026 | 10:20 WIB
Benarkah Pancasila bertentangan dengan agama? Perdebatan ini kembali mencuat di ruang publik.
Benarkah Pancasila bertentangan dengan agama? Perdebatan ini kembali mencuat di ruang publik.


PETAPOLITIK.ID - Pancasila dan agama kembali menjadi perbincangan setelah muncul pertanyaan mengenai hubungan keduanya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah berkembangnya isu politik identitas, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin menegaskan bahwa upaya mempertentangkan Pancasila dengan agama tidak akan berhasil karena nilai-nilai Pancasila merupakan turunan dari ajaran agama.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian dalam sebuah diskusi yang membahas hubungan antara Pancasila, agama, serta politik identitas di Indonesia. Dalam kesempatan itu, pakar politik Prof. Romli Atmasasmita menjelaskan bahwa masyarakat perlu memahami perbedaan mendasar antara identitas politik dan politik identitas agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam praktik demokrasi.

Isu Pancasila dan agama dinilai terus menjadi topik penting karena sering dimanfaatkan dalam kontestasi politik. Padahal, menurut para narasumber, keduanya justru memiliki hubungan yang saling menguatkan dalam kehidupan bernegara.

Hasil Polling Mayoritas Menilai Tidak Bertentangan

Diskusi diawali dengan pemaparan hasil polling kepada pemirsa mengenai pertanyaan apakah nilai-nilai Pancasila bertentangan dengan agama.

Hasilnya menunjukkan mayoritas responden atau sekitar 72 persen menjawab bahwa Pancasila dan agama tidak bertentangan. Sementara 28 persen lainnya berpendapat sebaliknya.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih meyakini nilai-nilai Pancasila selaras dengan ajaran agama yang dianut masyarakat Indonesia.

Ma’ruf Amin: Pancasila Berasal dari Nilai Agama

Dalam pembahasan tersebut disampaikan kembali pandangan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin yang menegaskan bahwa berbagai upaya mempertentangkan Pancasila dengan agama masih terus muncul hingga saat ini.

Meski demikian, ia optimistis upaya tersebut tidak akan berhasil karena nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sejatinya lahir dari ajaran agama yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Indonesia.

Pandangan tersebut dinilai penting untuk menjaga persatuan bangsa di tengah beragam perbedaan suku, budaya, agama, maupun pilihan politik.

Identitas Politik Berbeda dengan Politik Identitas

Prof. Romli Atmasasmita menekankan bahwa masyarakat sering kali mencampuradukkan pengertian identitas politik dengan politik identitas.

Menurutnya, identitas politik merupakan karakter atau ciri khas yang dimiliki setiap partai politik untuk memperkenalkan visi, misi, maupun ideologi kepada masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bachtiar Tatag P

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler