Sistem Politik Indonesia Terlalu Mahal, Pakar Ungkap Demokrasi Butuh Banyak Perbaikan

photo author
Bachtiar Tatag P, PetaPolitik.id
- Selasa, 7 Juli 2026 | 17:00 WIB
Sistem Politik Indonesia dinilai masih memiliki banyak persoalan yang harus dibenahi. Salah satu sorotan utama adalah tingginya biaya politik yang membuat demokrasi berjalan dengan tantangan besar.
Sistem Politik Indonesia dinilai masih memiliki banyak persoalan yang harus dibenahi. Salah satu sorotan utama adalah tingginya biaya politik yang membuat demokrasi berjalan dengan tantangan besar.

PETAPOLITIK.ID - Sistem politik Indonesia dinilai masih membutuhkan banyak perbaikan meski demokrasi yang berjalan saat ini dianggap tetap lebih baik dibandingkan sistem pemerintahan otoriter. Kritik terhadap mahalnya biaya politik menjadi salah satu sorotan utama dalam pembahasan mengenai masa depan demokrasi Indonesia.

Seorang akademisi dan pengamat politik mengungkapkan bahwa sistem politik Indonesia saat ini memiliki sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi. Salah satu masalah terbesar adalah tingginya biaya yang harus dikeluarkan dalam proses politik, baik dalam kontestasi pemilu maupun aktivitas politik lainnya.

Menurutnya, reformasi terhadap sistem politik bukan berarti menolak demokrasi yang sudah berjalan. Justru, perbaikan diperlukan agar demokrasi Indonesia dapat menjadi lebih sehat, efektif, dan mampu memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Baca Juga: Heboh! Politik Identitas Kembali Panas, Jejak Ahok hingga Aksi Ormas Picu Perdebatan Nasional

“Suka tidak suka, mau tidak mau, sistem politik kita memang harus dilakukan banyak perbaikan,” ujarnya dalam sebuah diskusi.

Sistem Politik Indonesia Dinilai Terlalu Mahal

Dalam pandangannya, biaya politik yang tinggi menjadi salah satu tantangan serius bagi perkembangan demokrasi Indonesia. Ia menyebut persoalan tersebut bahkan telah menjadi kajian akademiknya dalam disertasi doktoral di Universitas Padjadjaran pada 2012.

Dalam penelitian tersebut, ia mengkritisi bagaimana sistem politik yang berjalan saat ini membutuhkan biaya besar. Kondisi tersebut berpotensi menciptakan berbagai persoalan, mulai dari munculnya politik transaksional hingga ketergantungan kandidat terhadap sumber pendanaan tertentu.

Baca Juga: Mengenal Partai Politik di Indonesia: Sejarah, Ideologi, hingga Tokoh yang Memimpinnya

Menurutnya, sistem politik idealnya mampu membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi masyarakat tanpa dibatasi oleh kemampuan finansial seseorang.

Perbaikan sistem politik, kata dia, menjadi langkah penting agar demokrasi tidak hanya berjalan secara prosedural, tetapi juga menghasilkan pemerintahan yang berkualitas.

Demokrasi Indonesia Tetap Lebih Baik Dibanding Sistem Otoriter

Meski memberikan kritik terhadap kondisi demokrasi saat ini, ia menegaskan bahwa Indonesia tetap memiliki sistem pemerintahan yang lebih baik dibanding negara-negara yang menerapkan sistem totaliter atau otoritarian.

Baca Juga: Mengenal Partai Politik di Indonesia: Sejarah, Ideologi, hingga Tokoh yang Memimpinnya

Menurutnya, demokrasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah bangsa melalui mekanisme pemilihan umum, kebebasan menyampaikan pendapat, serta keterlibatan publik dalam proses politik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bachtiar Tatag P

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler