PETAPOLITIK.ID - Sistem Politik Indonesia menjadi salah satu hal penting yang harus dipahami masyarakat, terutama generasi muda, agar mampu melihat bagaimana negara dijalankan dan bagaimana keputusan politik berdampak terhadap kehidupan sehari-hari. Edukasi politik dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih kritis serta mampu memilih pemimpin yang berkualitas.
Dalam sebuah pembahasan mengenai Sistem Politik Indonesia, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Aisyiyah Yogyakarta, Hari Akbar Sugiantoro, menjelaskan bahwa politik sering kali dianggap sebagai sesuatu yang rumit, bahkan identik dengan konflik dan kepentingan tertentu. Namun, menurutnya, memahami politik justru menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.
Ia menilai, tanpa pemahaman politik yang baik, masyarakat berpotensi menjadi korban dari keputusan politik yang dibuat oleh pihak-pihak tertentu. Karena itu, mahasiswa dan generasi muda perlu mendapatkan edukasi mengenai sistem politik agar mampu mengambil nilai positif dari proses demokrasi yang berjalan di Indonesia.
Baca Juga: Sejarah Partai Politik di Indonesia: Dari Masa Kolonial hingga Reformasi, Ini Perjalanan Panjangnya
Memahami Konsep Sistem dan Politik
Dalam kajian Sistem Politik Indonesia, pemahaman awal dimulai dengan memisahkan arti dari kata sistem dan politik. Sistem merupakan sekumpulan unsur atau elemen yang saling berinteraksi dan memiliki keterkaitan untuk mencapai tujuan tertentu.
Hari Akbar menjelaskan, sistem dapat dianalogikan seperti kendaraan bermotor. Sebuah motor tidak dapat berjalan hanya dengan satu komponen saja. Mesin, rantai, roda, bahan bakar, hingga pengendara harus bekerja secara bersama agar kendaraan dapat berfungsi.
Hal serupa juga berlaku dalam sistem politik. Setiap unsur dalam negara, seperti lembaga pemerintahan, masyarakat, aturan hukum, serta kelompok kepentingan, memiliki hubungan yang saling memengaruhi untuk mencapai tujuan bersama.
Baca Juga: Mengapa Partai Politik Penting di Indonesia? Ini Peran dan Fungsinya dalam Negara Demokrasi
“Kalau ditanya definisi sistem, jawabannya adalah sebuah unsur atau serangkaian unsur yang memiliki pola berbeda tetapi saling berkaitan untuk mencapai suatu tujuan,” ujar Hari Akbar dalam pemaparannya.
Politik Bukan Sekadar Kekuasaan
Selain memahami sistem, masyarakat juga perlu memahami makna politik secara lebih luas. Selama ini politik sering mendapatkan citra negatif karena dianggap hanya berkaitan dengan perebutan kekuasaan atau kepentingan pribadi.
Padahal, menurut pandangan ahli politik seperti Max Weber, politik merupakan proses untuk memengaruhi pendistribusian kekuasaan, baik dalam hubungan antarnegara maupun di dalam suatu negara.
Baca Juga: Culture War Adalah Apa? Memahami Perang Ideologi Liberal dan Konservatif yang Ramai Dibahas
Sementara itu, pemikiran Miriam Budiardjo menyebut politik sebagai berbagai kegiatan dalam sistem politik yang berkaitan dengan proses menentukan tujuan negara serta menjalankan tujuan tersebut demi kepentingan masyarakat.