Rocky Gerung Luncurkan Buku Marhaenisme, Pramono Anung Ungkap Program Pendidikan hingga Sekolah Rakyat

photo author
Cecilia Dzakira Pasha, PetaPolitik.id
- Jumat, 10 Juli 2026 | 15:40 WIB
Peluncuran buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen menjadi momentum refleksi tentang keadilan sosial, pendidikan, dan masa depan generasi muda Indonesia melalui gagasan yang relevan dengan tantangan zaman.
Peluncuran buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen menjadi momentum refleksi tentang keadilan sosial, pendidikan, dan masa depan generasi muda Indonesia melalui gagasan yang relevan dengan tantangan zaman.

PETAPOLITIK.ID – Peluncuran buku “Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen” karya Rocky Gerung dan Erlangga Pribadi Kusman menjadi ajang diskusi mengenai relevansi ajaran Marhaenisme dalam menjawab tantangan sosial, pendidikan, hingga keadilan bagi generasi muda Indonesia.

Acara yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, akademisi, mahasiswa, dan sejumlah tokoh nasional itu mengangkat tema Revisiting Marhaenisme. Dalam sambutannya, Pramono menilai nilai-nilai Marhaenisme masih relevan sebagai pijakan membangun kebijakan yang berpihak kepada masyarakat lapisan bawah.

Pramono mengaku memiliki hubungan panjang dengan Rocky Gerung sejak masa pergerakan mahasiswa. Ia bahkan menyebut Rocky sebagai sosok visioner yang kerap mampu membaca arah perkembangan politik dan sosial jauh sebelum menjadi perhatian publik.

Baca Juga: Tokoh Islam dalam Politik Indonesia: Kisah Perjuangan, Konflik, hingga Perebutan Dasar Negara

Dalam kesempatan tersebut, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mempertahankan bahkan memperluas anggaran untuk sektor kesehatan dan pendidikan.

Menurutnya, layanan kesehatan di Jakarta tetap menjadi prioritas melalui puluhan rumah sakit, puskesmas, hingga fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dapat diakses masyarakat.

Di bidang pendidikan, Pemprov DKI juga terus menyalurkan berbagai program bantuan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), pemutihan ijazah, hingga beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa.

Baca Juga: Demokrasi Indonesia dan Partai Politik: Mengapa Korupsi Justru Marak di Era Reformasi?

Pramono juga mengungkapkan bahwa mulai tahun depan Jakarta akan memiliki skema beasiswa serupa LPDP daerah bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.

“Kami ingin anak-anak dari keluarga yang selama ini tidak memiliki kesempatan juga bisa memperoleh pendidikan terbaik,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Pramono turut memberikan apresiasi terhadap Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Kenapa Sistem Politik Indonesia Dicap Menyebalkan? Dosen Unisa Yogyakarta Bongkar Fakta Mengejutkan Ini!

Ia mengaku terkesan setelah mengunjungi salah satu Sekolah Rakyat di Jakarta Selatan yang menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu, putus sekolah, hingga anak jalanan.

Menurutnya, perubahan yang dialami para siswa sangat terlihat, baik dari kemampuan akademik maupun kepercayaan diri mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cecilia Dzakira Pasha

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler