Proyek Makan Bergizi Gratis Disorot, Orang Dekat Prabowo Disebut Jadi Mitra MBG, KPK Ungkap Risiko Korupsi

photo author
Bachtiar Tatag P, PetaPolitik.id
- Selasa, 7 Juli 2026 | 12:20 WIB
Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Investigasi mengungkap dugaan keterlibatan sejumlah orang dekat Presiden Prabowo sebagai mitra program, sementara KPK telah mengingatkan adanya potensi konflik kepentingan hingga risiko korupsi dalam pengelolaan anggaran yang mencapai puluha
Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Investigasi mengungkap dugaan keterlibatan sejumlah orang dekat Presiden Prabowo sebagai mitra program, sementara KPK telah mengingatkan adanya potensi konflik kepentingan hingga risiko korupsi dalam pengelolaan anggaran yang mencapai puluha


PETAPOLITIK.ID
- Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah tim investigasi Tempo mengungkap dugaan keterlibatan sejumlah pendukung dan orang-orang dekat Presiden Prabowo Subianto sebagai mitra pelaksana program tersebut. Selain itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga disebut telah mengingatkan adanya potensi korupsi dan konflik kepentingan dalam pelaksanaan MBG yang bernilai puluhan triliun rupiah.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran dengan anggaran awal sekitar Rp71 triliun. Nilai tersebut bahkan disebut berpotensi bertambah seiring rencana perluasan cakupan penerima manfaat. Besarnya anggaran membuat proses penunjukan mitra hingga pengelolaan dana menjadi perhatian berbagai pihak.

Dalam pembahasan Bocor Alus Politik, tim investigasi Tempo menyebut telah menelusuri berbagai dokumen, data mitra Badan Gizi Nasional (BGN), hingga melakukan peliputan di sejumlah daerah. Hasilnya, ditemukan nama-nama relawan, politikus, hingga yayasan yang memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo dan ikut menjadi mitra penyelenggara MBG.

Baca Juga: Sejarah Partai Politik di Indonesia: Dari Masa Kolonial hingga Reformasi, Ini Perjalanan Panjangnya

Orang Dekat Prabowo Masuk Daftar Mitra MBG

Salah satu nama yang disorot adalah Letkol Tituler Lenis Kogoya. Berdasarkan temuan investigasi, Lenis melalui Yayasan Prabu Center 08 disebut ikut berpartisipasi sebagai mitra dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di sejumlah wilayah, termasuk Bali.

Lenis mengakui yayasan yang dipimpinnya ikut terlibat dalam program tersebut. Namun ia membantah adanya instruksi langsung dari Presiden Prabowo. Menurut penjelasan pengurus yayasan, keterlibatan mereka didasari semangat relawan untuk menyukseskan program pemerintahan yang mereka dukung sejak Pemilu 2024.

Selain Lenis Kogoya, investigasi juga menemukan keterlibatan sejumlah kader Partai Gerindra di daerah. Di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, politikus Gerindra Kosmas Semen Janggat disebut membentuk Yayasan Sejahtera Desaku sebagai mitra MBG. Pengelolaan yayasan tersebut kemudian dijalankan oleh anggota keluarganya.

Baca Juga: Mengapa Partai Politik Penting di Indonesia? Ini Peran dan Fungsinya dalam Negara Demokrasi

Temuan serupa juga ditemukan di Palembang dan Kepulauan Riau, di mana sejumlah tokoh yang memiliki hubungan dengan Partai Gerindra turut menjadi penyelenggara dapur MBG.

Yayasan Pendukung Prabowo hingga Pengusaha Nasional

Tim investigasi juga menemukan nama Yayasan Kitong Bisa yang dikaitkan dengan Billy Mambrasar. Dokumen yang diperoleh menunjukkan adanya surat peminatan sebagai mitra penyelenggara MBG di wilayah Papua.

Selain kalangan relawan politik, terdapat pula yayasan yang berafiliasi dengan kelompok pengusaha nasional. Salah satunya Yayasan Bosowa Bina Insani yang mengelola sekolah di Bogor.

Baca Juga: Mengenal Partai Politik di Indonesia: Sejarah, Ideologi, hingga Tokoh yang Memimpinnya

Pihak yayasan membantah adanya konflik kepentingan. Mereka menyatakan mengikuti seluruh prosedur pendaftaran sebagai mitra Badan Gizi Nasional dan menganggap keterlibatan tersebut sebagai bentuk kontribusi sosial dalam mendukung program pemerintah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bachtiar Tatag P

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler