politik

Anies Baswedan Ungkap Kunci Persatuan Indonesia dan Reformasi Pendidikan di Podcast What Is Up Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 | 13:00 WIB
Anies Baswedan memaparkan pandangannya soal masa depan Indonesia dalam podcast What Is Up Indonesia. Mulai dari pentingnya menjaga persatuan bangsa, membangun politik yang inklusif, hingga reformasi pendidikan yang berfokus pada peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah.

Anies juga membedakan istilah “elite” dengan “eksklusif”. Menjadi elite, kata dia, merupakan hasil dari prestasi dan kerja keras, sedangkan eksklusivitas muncul karena seseorang menutup diri dari kelompok lain tanpa dasar pencapaian.

Reformasi Pendidikan Dimulai dari Guru

Topik pendidikan menjadi salah satu pembahasan terpanjang dalam podcast tersebut. Anies menegaskan bahwa kualitas pendidikan nasional tidak akan meningkat hanya dengan mengganti kurikulum.

Menurutnya, persoalan utama terletak pada kualitas guru dan kepemimpinan kepala sekolah.

Baca Juga: Pancasila dan Agama Bertentangan? Pakar Tegaskan Identitas Politik Beda dengan Politik Identitas

Ia menilai guru harus terus belajar sekaligus berani meninggalkan metode lama yang sudah tidak relevan. Konsep “learning and unlearning” dinilai menjadi kemampuan penting agar proses pembelajaran mampu mengikuti perkembangan zaman.

Selain peningkatan kompetensi, Anies juga menyoroti pentingnya kesejahteraan guru. Ia mengatakan negara tidak bisa menuntut guru menjadi inspiratif apabila kebutuhan hidup mereka sendiri belum terpenuhi secara layak.

Baginya, anggaran pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar biaya negara.

Baca Juga: Politik Identitas Masih Jadi Ancaman? Guru Besar Unhas Ungkap Cara Cegah Polarisasi di Indonesia

Budaya Membaca Harus Dibangun Sejak Dini

Anies turut mengajak generasi muda membangun budaya membaca buku. Ia membedakan antara minat membaca dengan daya baca.

Menurutnya, daya baca merupakan kemampuan bertahan membaca buku dalam waktu lama hingga selesai. Kemampuan tersebut hanya dapat dibangun melalui kebiasaan dan kebebasan memilih bacaan sesuai minat masing-masing.

Ia menambahkan bahwa membaca buku melatih imajinasi, memperkuat kemampuan berpikir kritis, memperkaya kosakata, sekaligus meningkatkan kemampuan berbicara dan menulis.

Karena itu, Anies berharap Indonesia dapat berkembang menjadi learning nation, yakni bangsa yang terus belajar dan menjadikan pengetahuan sebagai modal utama pembangunan. 

Source: @WIUI

Halaman:

Tags

Terkini