Prabowonomics Jadi Sorotan, Rocky Gerung Minta ITB Uji Ideologi dan Kebijakan Pemerintah

photo author
Cecilia Dzakira Pasha, PetaPolitik.id
- Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40 WIB
Rocky Gerung menilai Prabowonomics harus diuji secara akademik. Menurutnya, kampus menjadi ruang penting untuk mengawal kebijakan melalui nalar kritis dan debat publik.
Rocky Gerung menilai Prabowonomics harus diuji secara akademik. Menurutnya, kampus menjadi ruang penting untuk mengawal kebijakan melalui nalar kritis dan debat publik.

Karena itu, ia menilai Prabowonomics seharusnya mampu menempatkan ketiga unsur tersebut secara seimbang. Menurut Rocky, kapitalisme tidak perlu dimusuhi selama tetap berjalan seiring dengan prinsip keadilan sosial dan keberpihakan kepada masyarakat.

Ia juga mencontohkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai kebijakan yang memiliki landasan sosial, namun implementasinya tetap harus dievaluasi secara objektif.

Rocky turut menyinggung kondisi ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global, termasuk potensi gangguan pasokan energi dunia akibat situasi di Selat Hormuz.

Ia menilai pemerintah perlu menyampaikan informasi secara jujur kepada masyarakat mengenai risiko yang dihadapi, termasuk dampaknya terhadap daya beli masyarakat dan distribusi energi.

Menurutnya, tantangan ekonomi saat ini tidak cukup diselesaikan melalui pencitraan atau statistik semata. Yang lebih penting adalah kemampuan pemerintah membangun kepercayaan publik melalui transparansi dan komunikasi yang terbuka.

Baca Juga: Prabowo Resmikan 218 Jembatan, Tegaskan TNI Hadir untuk Rakyat hingga Pelosok Negeri

Di akhir pemaparannya, Rocky mengusulkan agar kampus seperti ITB menjadi ruang pengujian kualitas calon pemimpin nasional.

Ia menyebut terdapat tiga tahapan yang perlu dilalui setiap calon pemimpin. Pertama adalah lolos uji etikabilitas atau integritas. Kedua, lolos uji intelektualitas melalui forum akademik terbuka. Setelah dua syarat tersebut terpenuhi, barulah elektabilitas menjadi pertimbangan politik.

Menurut Rocky, Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu berbicara mengenai keamanan global, etika lingkungan, serta solidaritas kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa masa depan demokrasi bergantung pada kuatnya pertukaran ide di ruang publik, bukan sekadar perebutan kekuasaan.

 

source youtube Rocky Gerung Official

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Cecilia Dzakira Pasha

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler